Jualan Online Menjamur, Bisnis Logistik Rajin Rekrut Karyawan Baru

Soraya Novika - detikFinance
Senin, 28 Sep 2020 14:44 WIB
Belanja online
Ilustrasi/Foto: shutterstock
Jakarta -

Pandemi Corona (COVID-19) meredupkan berbagai aktivitas bisnis di seluruh dunia. Sehingga, gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap karyawan menjadi tak terelakkan.

Namun saat musim PHK belakangan ini, bisnis logistik malah rajin rekrut karyawan baru. Setidaknya hal ini diterapkan oleh salah satu perusahaan penyedia layanan logistik ternama di Indonesia, J&T Express.

CEO J&T Express Robin Lo mengungkapkan bahwa perusahaannya bisa sampai merekrut kurang lebih 20% tambahan karyawan maupun kurir baru setiap mengalami peningkatan transaksi selama pandemi ini.

"Jadi untuk menangani peningkatan itu, kita biasanya tambah karyawan, dua bulan sebelumnya kita sudah mulai tambah karyawan. Penambahan kita bisa kurang lebih 20%," ungkap Robin dalam wawancara khusus dengan detikcom, Jumat (25/9/2020).

Selama pandemi ini, J&T Express memang mengalami peningkatan hingga 40% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

"Jadi untuk perkembangan bisnis logistik khususnya J&T di awal-awal ketika akhir bulan Maret itu ada sedikit melamban ya. Tapi setelah itu kalau kita lihat dari bulan April sampai sekarang itu cukup meningkat pesat dibanding tahun lalu. Dan peningkatannya kurang lebih ada 30-40%," imbuhnya.

Menyikapi peningkatan permintaan pengiriman tersebut, salah satu upaya yang dilakukan J&T Express adalah dengan menambah jumlah karyawan tadi. Namun, selain itu, J&T Express juga punya strategi lainnya agar pengiriman tidak terhambat.

"Jadi ketika misalnya setiap tahun menjelang Idul Fitri atau menjelang natal dan tahun baru itu kan peningkatannya luar biasa. Nah itu kita selalu menyediakan misalnya infrastruktur kita yang lebih baik lagi. Kita mulai tambah mobil. Kalau tempat lebih kecil kita sudah mulai perluas. Nah itu sebenarnya 3 hal penting bagi ekspedisi supaya ketika pengiriman tambah banyak itu kita terjadi yang namanya overload," terangnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Tergiur Diskonan Lazada, Pasutri Ini Jadi Korban Penipuan"
[Gambas:Video 20detik]