Yakin Ekonomi RI Mulai Membaik, Mendag Jabarkan Hal Ini

Fadhly Fauzi Rachman - detikFinance
Selasa, 20 Okt 2020 06:45 WIB
Mendag Agus Suparmanto dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kunjungi pusat perbelanjaan. Kedatangannya untuk tinjau protokol kesehatan di pusat perbelanjaan.
Foto: Rifkianto Nugroho

Faktor yang mendorong mulai membaiknya perekonomian global, antara lain adalah mulai diakhirinya karantina wilayah (lockdown) ataupun diterapkannya lockdown parsial, serta pemulihan ekonomi RRT yang lebih cepat dari ekspektasi sebelumnya. Impor Bahan Baku dan Penolong pada September 2020 Meningkat Sementara itu, impor bulan September 2020 tercatat sebesar USD 11,6 miliar atau naik 7,7 persen dibandingkan Agustus 2020.

"Peningkatan impor diakibatkan oleh kenaikan impor bahan baku/penolong dan barang modal. Peningkatan kedua kategori barang ini merupakan indikasi bahwa industri dalam negeri kembali bergeliat dan diharapkan mendukung kinerja ekspor pada bulan selanjutnya," jelas Agus.

Bahan baku/penolong yang mengalami peningkatan antara lain biji gandum, gula mentah, dan besi/baja paduan mengandung kromium. Peningkatan impor biji gandum dan gula seiring dengan industri makanan dan minuman yang masih tumbuh selama tahun 2020. Sementara itu, barang modal yang mengalami peningkatan adalah tanur/oven listrik industri, kapal, dan tanker.

Secara kumulatif, nilai impor Januari-September 2020 mencapai USD 103,7 miliar yang didominasi impor nonmigas sebesar USD 93,1 miliar atau dengan pangsa sebesar 89,8 persen. Impor nonmigas periode Januari- September 2020 turun 16,0 persen YoY, sedangkan volume impornya turun 5,5 persen YoY. Hal ini mengindikasikan bahwa sebenarnya aktivitas perekonomian domestik yang mengandalkan pasokan dari impor tidak terkontraksi terlalu dalam.

"Perkembangan kinerja ekspor maupun impor Indonesia pada Juli-September 2020 yang cenderung menguat merupakan indikasi kuat bahwa perekonomian Indonesia akan segera kembali pulih dan titik kritis dampak negatif pandemi Covid-19 telah berlalu. Selain itu, sektor perdagangan luar negeri akan menjadi salah satu penopang membaiknya perekonomian Indonesia pada triwulan III 2020," pungkas Mendag Agus.


(fdl/fdl)