500 UMKM Bali Akan Dapat Pendampingan dari BCA

Nurcholis Maarif - detikFinance
Senin, 11 Jan 2021 20:18 WIB
Ada kisah inspiratif di balik geliat usaha kerajinan lampu hias yang berada di Tangerang ini. Bisnis ini diharapkan dapat memberbadayakan masyarakat di sana.
Ilustrasi. Foto: Grandyos Zafna
Bali -

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menargetkan pendampingan 500 UMKM Bali dalam program Bangga Lokal selama bulan Januari 2021. Kampanye ini dilakukan sekaligus dalam mendukung program Bangga Buatan Indonesia yang dicanangkan Pemerintah Indonesia.

Kepala Kantor Wilayah BCA IV, Hendrik Sia menyebut pihaknya memulai dari Bali dan pendampingan UMKM ini rencananya akan dilakukan juga di daerah lain. Pihaknya menyiapkan berbagai strategi dan memanfaatkan berbagai jaringan yang dimiliki BCA.

"Kurasi terhadap produk, promosi, lalu on boarding ke platform digital karena secara offline aja tidak signifikan. Dan konsen kita dari Bali lalu bergerak di kota-kota lain. Harapannya bisa meningkatkan UMKM di Indonesia, kita mulai dari hal kecil," ujarnya secara virtual, Senin (11/1/2021).

"Tadi selain dilakukan secara fisik dan tenaga, kita juga bantu BCA punya jaringan yang kuat, lalu ada sentra UMKM untuk kampanye gernas Bangga Buatan Indonesia," imbuhnya.

Ia juga mengatakan BCA menyediakan videotron di Bandara I Gusti Ngurah Rai yang dapat dipakai untuk promosi produk UMKM Bali.

Bangga Lokal BCA juga menyediakan sarana edukasi dan network serta channel untuk mendukung UMKM. Lalu bekerja sama dengan sejumlah marketplace untuk memberi diskon terhadap program UMKM.

Sebelumnya pada saat yang sama, Kementerian Perhubungan meluncurkan gernas Bangga Buatan Indonesia 2021 di tiga bandara sekaligus, yaitu berpusat di Bandara I Gusti Ngurah Rai dan diikuti di Bandara Soekarno-Hatta dan Yogyakarta International Airport.

Dalam acara itu, Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja menyadari UMKM merupakan pilar perekonomian Indonesia.

"Kami berharap gernas BBI dapat memberikan inspirasi bagi UMKM Indonesia dan terus berjuang membawa produk lokal lebih maju dan meningkatkan perekonomian Tanah Air," pungkasnya.

(prf/ega)