Melongok Perkembangan Strategi Marketing di Dunia dari Waktu ke Waktu

Khoirul Anam - detikFinance
Senin, 16 Agu 2021 15:26 WIB
Ilustrasi Perkembangan
Foto: Shutterstock/
Jakarta -

Strategi marketing dalam berbisnis telah diperkenalkan sejak lama. Langkah ini merujuk pada permainan bisnis demi menjangkau pasar yang lebih luas.

Tetapi siapa yang sangka strategi marketing yang kini sudah modern dimulai sejak zaman dahulu kala. Bahkan, di zaman yang belum memiliki teknologi, para pebisnis sudah memiliki pemikiran untuk menjual barang-barang yang diperdagangkan.

Dalam masyarakat praaksara, para perajin melakukannya dengan memberikan barang yang sama kepada para konsumen. Lewat cara ini, konsumen dapat mengadakan perbandingan barang tersebut baik dari bentuk maupun kualitas.

Adapun strategi marketing yang lebih brilian pernah digunakan di zaman Pompeii. Berdasarkan mosaik iklan yang diawetkan dari rumah pengusaha sukses di Pompeii, mereka telah menggunakan iklan cetak untuk memasarkan produk dan jasa yang ditawarkan.

Cara masyarakat Pompeii lantas masuk ke dalam pilihan bagi para pelaku bisnis yang hendak memasang iklan. Ini kemudian menjadi perkembangan strategi marketing modern tahap pertama.

Dirangkum dari laman Marketing Evolution, berikut perkembangan strategi marketing di dunia.

Media Cetak

Memasang iklan berupa cetakan merupakan strategi marketing andalan setelah mesin cetak diperkenalkan pada tahun 1.400-an. Mesin ini disebut mengubah komunikasi dalam skala besar sekaligus memenuhi kebutuhan bisnis dengan cara yang cepat dan hemat.

Kekuatan media cetak dan kemampuannya untuk menjangkau lebih banyak konsumen menjadi perhatian para pelaku bisnis. Satu dekade setelah pengenalan mesin cetak, iklan cetak pertama pun dirancang dan diterbitkan pada tahun 1450-an.

Selanjutnya, penggunaan mesin cetak semakin menjawab kebutuhan bisnis untuk pemasaran produk. Iklan cetak lalu mendapatkan popularitasnya berkat iklan majalah pertama di Majalah Umum Benjamin Franklin pada 1742 hingga pengenalan iklan surat langsung pada 1862.

Media Elektronik

Tahap strategi marketing selanjutnya adalah iklan melalui media elektronik. Media elektronik akhirnya menjadi alternatif lain dalam menunjang strategi marketing.

Dalam media elektronik, iklan dihadirkan melalui radio dan televisi. Adapun iklan di TV pada 1942 memberi kans besar bagi perusahaan untuk menjangkau konsumen lebih banyak.

Hal ini juga menyadarkan para pelaku bisnis bahwa media bisa mendukung strategi pemasaran. Dalam perkembangan tersebut para pelaku bisnis akhirnya memfokuskan pemasaran kepada kebutuhan konsumen.

Media Digital

Pemilihan media digital sebagai strategi marketing dibarengi dengan pertumbuhan teknologi yang kian pesat. Ketika internet mulai digunakan sebagai cara komunikasi terbaru, para pelaku bisnis pun membaca tren tersebut.

Strategi marketing pada tahap ini dilakukan dengan cara memasang iklan melalui internet dan media sosial. Langkah ini terbilang cukup ampuh sebagai strategi marketing, pasalnya para pelaku bisnis dapat menjangkau target market dengan tepat hingga melakukan analisis pemasaran secara lebih cepat. Selain itu, dalam tahap ini strategi marketing telah berubah menjadi lebih halus dan bertujuan memahami konsumen.

Itu tadi beberapa strategi marketing dari waktu ke waktu. Tentu dalam menjalankan strategi marketing yang paling ampuh, pelaku bisnis perlu menyiapkan beberapa hal, salah satunya perangkat yang dapat diandalkan.

Kebutuhan akan perangkat itu dihadirkan lewat Samsung Galaxy Z Fold3. Perangkat ini mempunyai beragam fitur yang memudahkan Anda untuk melaksanakan strategi marketing melalui media digital hanya dengan sentuhan jari.

Sama seperti strategi marketing yang berkembang, Samsung juga mengembangkan Galaxy Z Fold3 dengan memberikan beberapa inovasi baru. Berbeda dari generasi sebelumnya yaitu Galaxy Z Fold2, Samsung membekali ponsel teranyarnya ini dengan bahan-bahan yang kuat dan tahan lama.

Seperti pada layar, Galaxy Z Fold3 menggunakan pelindung baru berbahan polyethylene terephthalate dan membuat layarnya 80% lebih tahan lama dari pendahulunya. Selain itu, Galaxy Z Fold3 juga telah tersertifikasi IPX8 berdasarkan pada uji coba dengan kondisi perendaman sampai 1,5 meter di dalam air tawar hingga 30 menit. Dengan ini, Galaxy Z Fold3 lebih tahan terhadap air, sehingga pengguna tak perlu lagi khawatir saat terkena hujan.

Smartphone ini menjadi generasi Galaxy Z Series yang membawa teknologi dari Galaxy Note Series, yaitu fungsi S Pen. Pengguna bisa memanfaatkan berbagai fitur S Pen yang sudah dioptimalkan untuk layar foldable sehingga cocok untuk Anda yang multitasking.

Smartphone ini didukung prosesor Snapdragon 888 yang dapat diandalkan untuk kebutuhan Anda dalam berbisnis. Chipset tersebut dipadukan dengan RAM LPDDR5 12 GB dengan 2 pilihan ROM yaitu 256 GB/ 512 GB.

Samsung Galaxy Z Fold3 juga membawa layar internal Infinity Flex Display berukuran 7,6 inci. Pandangan pun akan semakin luas tanpa gangguan notch maupun punch hole berkat teknologi terbaru kamera Under Display. Layar ini juga sudah dilengkapi Dynamic AMOLED 2X Display dengan refresh rate mencapai 120 Hz.

Samsung membuat ponsel lipat ini dengan desain yang lebih mulus, tipis, dan ringan untuk lebih mudah dibawa ke mana- mana. Samsung Galaxy Z Fold3 tersedia dalam tiga pilihan warna yaitu Phantom Black, Phantom Green, dan Phantom Silver.

Anda bisa memiliki smartphone ini mulai dari Rp 24.999.000. Harga ini jauh lebih terjangkau dibandingkan pendahulunya, Samsung Galaxy Z Fold2 yang dibanderol hampir Rp 34 juta.

Samsung Galaxy Z Fold3 dan Z Flip3 akan tersedia secara pre-order mulai dari 11 Agustus 2021 dan akan diluncurkan pada 27 Agustus 2021 di sejumlah kawasan seperti Amerika Serikat, Eropa, dan Korea Selatan.

(ncm/ega)