Liputan Khusus

Skill Autodidak, Karya Pelukis Jalanan Bisa Dihargai Rp 100 Juta

Trio Hamdani - detikFinance
Minggu, 10 Apr 2022 20:00 WIB
Pelukis jalanan
Foto: Pelukis jalanan/Trio Hamdani
Jakarta -

Karya pelukis jalanan tak bisa dipandang sebelah mata. Meskipun mereka mendapatkan keahlian melukis secara autodidak, alias belajar sendiri, kemampuan mereka menyulap kanvas lewat ayunan kuas tak perlu diragukan lagi.

Pelukis jalanan di trotoar Blok M Square, Rommel bahkan mengaku pernah mendapatkan durian runtuh dari usahanya sebagai pelukis jalanan. Dia bersama kawan-kawan pelukis di kawasan yang sama mendapatkan orderan dengan nilai Rp 100 juta.

"Pernah lukis dinding dapat borongan Rp 100 juta lebih, sama tim, ada 10 orang," katanya saat berbincang dengan detikcom.

Dia menjelaskan bahwa tak ada patokan harga pasti untuk sebuah lukisan. Faktor yang mempengaruhi mahalnya harga lukisan adalah kerumitan dan ukurannya.

Rommel menjual jasanya paling murah Rp 300 ribu untuk satu buah lukisan sederhana yang digambar menggunakan pensil. Dengan kerumitan yang lebih tinggi dan ukuran yang lebih besar, sebuah lukisan bisa dia patok puluhan juta rupiah.

Dalam mengerjakan lukisan dengan kerumitan tinggi, dia membutuhkan waktu 1 bulan untuk menyelesaikan 3 buah lukisan. Sedangkan menyelesaikan sebuah karikatur berukuran sedang bisa dia lakukan hanya dalam 3 hari.

"Kalau yang rumit paling 2-3 biji sebulan," tuturnya.

Bersambung ke halaman selanjuutnya.