Pengusaha Siap-siap Disemprit! Luhut Mulai Geber Urusan Minyak Goreng

Anisa Indraini - detikFinance
Sabtu, 28 Mei 2022 08:30 WIB
Menteri Koordinator Kemaritiman
Foto: Muhammad Ridho: Menko Kemaritiman & Investasi Luhut Binsar Pandjaitan
Jakarta -

Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan akan membenahi masalah minyak goreng, termasuk sektor hulu industrinya. Hal itu sebagai tanggung jawabnya yang mendapat tugas baru dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Begitu presiden minta saya me-manage minyak goreng, orang pikir hanya minyak goreng. Tidak! Saya langsung ke hulunya," kata Luhut dalam seminar nasional yang digelar Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut (STTAL) Rabu (25/5/2022).

Luhut mengatakan akan mengaudit perusahaan kelapa sawit. Tujuannya untuk mengetahui dan memverifikasi data mengenai perusahaan kelapa sawit di Indonesia.

"Semua kelapa sawit harus kita audit supaya kita tahu luasnya berapa, plasmanya berapa, yield berapa, produksi berapa, dan kemudian di mana headquarters-nya," bebernya.

Dalam kesempatan berbeda, Luhut menjelaskan audit pada perusahaan kelapa sawit akan dilakukan pada Juni. Ini merupakan pertama kali yang dilakukan Indonesia sepanjang sejarah.

"Nanti kita audit semua kelapa sawit yang belum pernah sepanjang sejarah kita lakukan. Segera, awal Juni, jadi dengan demikian makin tertib," kata Luhut kepada wartawan di Jakarta Convention Center, Jakarta, Selasa (24/5/2022).

Audit diperlukan karena ternyata masih banyak perusahaan kelapa sawit yang punya kantor pusat di luar negeri. Luhut menegaskan semua kantor pusat perusahaan kelapa sawit wajib berada di Indonesia.

"Saya lapor pak Presiden, pak headquarters-nya harus pindah semua ke sini (Indonesia). Bayangkan dia punya ada 300-600 hektare, headquarters di luar negeri dan bayar pajak di luar negeri," tutur Luhut.

"Not gonna happen! You have to move your headquarters to Indonesia," tambahnya.

(aid/hns)