Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah hingga batas penghentian sementara perdagangan atau trading halt. Hingga pukul 13.43 WIB, indeks saham melemah hingga ke level 8.200-an.
Berdasarkan data perdagangan RTI Business, IHSG melemah 8% ke level 8.261,78. IHSG sempat menyentuh level tertingginya pada level 8.596,16.
Saat ini, volume perdagangan BEI mencapai 45,39 miliar dengan nilai transaksi Rp 31,92 triliun. Frekuensi saham yang diperdagangkan hingga saat ini mencapai 2.956.033 kali.
Mayoritas saham tercatat bergerak di zona merah sejak pembukaan perdagangan pagi tadi. Hingga saat ini, tercatat 768 saham melemah, 28 saham menguat, dan 8 saham lainnya stagnan.
Untuk diketahui ketentuan trading halt atau perhentian sementara perdagangan BEI ditetapkan jika IHSG melemah hingga 8%. Secara otomatis, perdagangan sesi ini dihentikan selama 30 menit ke depan.
Baca juga: IHSG Anjlok 7%, Saatnya Beli Saham? |
Sebagai informasi, pelemahan IHSG sendiri terjadi imbas pengumuman MSCI terkait perubahan metodologi perhitungan free float saham Indonesia yang dirilis pada Selasa (27/1) waktu setempat.
BEI telah berkomitmen untuk berkoordinasi dengan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) dan PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) dan dengan dukungan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), untuk memperkuat komunikasi dengan MSCI.
"Kami memandang masukan yang disampaikan MSCI adalah bagian penting dalam upaya berkelanjutan untuk memperkuat kredibilitas pasar modal Indonesia. Kami memahami bahwa pembobotan MSCI memiliki peran strategis bagi pasar keuangan global serta menjadi salah satu referensi utama bagi investor," kata Sekretaris Perusahaan BEI, Kautsar Primadi Nurahmad, dalam keterangan tertulis, Rabu (28/1/2026).
Sejalan dengan hal tersebut, BEI juga berkomitmen untuk meningkatkan bobot saham Indonesia dalam indeks MSCI. Komitmen ini diwujudkan melalui penguatan transparansi data pasar, termasuk penyediaan informasi sesuai praktik global dan ekspektasi pemangku kepentingan global.
"Sebagai bagian dari langkah konkret yang telah dilakukan, BEI telah menyampaikan pengumuman data free-float secara komprehensif melalui website resmi BEI sejak 2 Januari 2026, serta akan disampaikan secara rutin setiap bulannya," jelasnya.
Simak juga Video 'IHSG Bergerak Terbatas':
(ahi/ara)