Market Overview
Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia pada Rabu (28/1) diwarnai tekanan kuat. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 7,35% ke level 8.320,56.
Meski pasar secara umum tertekan, sejumlah saham justru mencatat kenaikan signifikan, seperti BOGA yang melonjak 24,74%, STAR menguat 24,80%, serta INDF naik 2,24%. Di sisi lain, tekanan paling besar dialami DSSA yang turun 15,00%, TLKM melemah 11,93%, dan BBCA terkoreksi 6,33%.
Dari pergerakan dana, investor asing membukukan aksi jual bersih sebesar Rp 6,12 triliun di pasar reguler dan mencapai Rp6,17 triliun jika dihitung di seluruh pasar. Secara sektoral, seluruh 11 sektor berakhir di zona pelemahan, dengan sektor infrastruktur mencatat koreksi terdalam hingga 10,15%.
Tekanan jual sempat membuat perdagangan IHSG dihentikan sementara di awal sesi kedua setelah indeks turun 8,00%. Langkah tersebut dipicu oleh pengumuman MSCI yang menyoroti penilaian free float saham Indonesia dalam MSCI Global Standard Indexes. MSCI juga menyinggung kekhawatiran investor global terkait transparansi struktur kepemilikan serta aktivitas perdagangan yang dinilai terkoordinasi.
Sejumlah saham seperti PTRO, BUMI, RAJA, dan DSSA pun mengalami penurunan hingga batas terendah harian. Merespons situasi ini, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, serta CEO BPI Danantara Rosan Roeslani meminta Bursa Efek Indonesia untuk menindaklanjuti dan mengevaluasi masukan dari MSCI. Penataan aktivitas perdagangan dinilai penting untuk menahan tekanan lanjutan setelah IHSG membentuk celah penurunan secara teknikal.
Berita Emiten
PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI)
Di tengah volatilitas pasar, kabar positif datang dari emiten sektor digital. WIFI melalui entitas anaknya, Telemedia Komunikasi Pratama, menuntaskan Uji Laik Operasi (ULO) sekaligus mengamankan izin operasional layanan Fixed Wireless Access (FWA) Internet Rakyat (IRA) pada pita frekuensi 1,4 GHz.
Uji tersebut mencakup aspek performa jaringan, kestabilan koneksi, hingga kesiapan infrastruktur, dengan hasil kecepatan unduh yang melampaui standar minimum Kementerian Komunikasi dan Digital sebesar 100 Mbps.
Tak hanya itu, WIFI juga menggandeng Pos Indonesia melalui penandatanganan nota kesepahaman untuk mempercepat pemerataan layanan internet terjangkau di Tanah Air. Kerja sama ini memanfaatkan sekitar 5.000 titik aset Pos Indonesia, mulai dari pemasaran, distribusi, hingga instalasi layanan. Langkah tersebut diharapkan memperkuat operasional perseroan dalam menjaga laju pertumbuhan pelanggan yang kini telah menembus 1,1 juta pengguna dalam waktu kurang dari satu tahun.
Rekomendasi Saham Hari Ini
ASII - Buy 6000-6100 | TP 6250-6475 | SL 5625
INDF - Buy 6725-6800 | TP 6950-7150 | SL 6400
INDY - Buy 3250-3280 | TP 3450-3500 | SL 3030
HRTA - Buy2350-2370 | TP 2450-2500 | SL 2230
MAPI - Buy 1150-1170 | TP 1195-1225 | SL 1090
Disclaimer: Ingat, bahwa segala analisis dan rekomendasi saham dalam artikel ini bersifat informatif sekaligus bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu.
Keputusan berinvestasi sepenuhnya berada di tangan masing-masing investor sesuai dengan profil risiko dan tujuan keuangan pribadi. Selamat berinvestasi secara bijak.
Simak juga Video 'Purbaya soal IHSG Anjlok: Saya Pikir Reaksi yang Berlebihan':
(ang/ang)