Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) buka suara terkait kabar kepemilikan saham di perusahaan penyedia jasa transportasi daring atau ojek online (ojol). Danantara dikabarkan telah membeli sebagian saham perusahaan aplikator ojol.
Pihak Danantara menyatakan masih mengkaji berbagai peluang investasi. Namun, setiap langkah yang diambil dipastikan sesuai dengan mandat Danantara untuk memberi dampak bagi perekonomian nasional.
"Danantara Indonesia secara berkelanjutan mengevaluasi beragam peluang untuk melaksanakan mandat kami untuk memberikan dampak sosial-ekonomi yang bermakna bagi Indonesia," ungkap Tim Komunikasi Danantara Indonesia dalam keterangan tertulisnya, Senin (4/5/2026).
Danantara juga disiplin dalam menilai setiap peluang berdasarkan kesesuaian strategis, fundamental, dan profil risk-return. Selain itu, Danantara juga mendorong penciptaan nilai jangka panjang dalam langkah investasinya.
"Sesuai dengan tahapan investasi yang telah kami tetapkan," pungkasnya.
(ahi/ara)