×
Ad

Dolar AS Sempat Tembus Rp 17.900, Dolar Singapura Rp 14.000

Andi Hidayat - detikFinance
Sabtu, 30 Mei 2026 08:30 WIB
Ilustrasi/Foto: Gilang Faturahman/detikFoto
Jakarta -

Nilai tukar rupiah mengalami tekanan hebat terhadap sejumlah mata uang dolar yang digunakan berbagai negara, seperti Amerika Serikat (AS) dan Singapura. Rupiah bahkan mencetak level tertinggi meski berhasil memangkas koreksinya di penutupan perdagangan Jumat (29/5/2026).

Berdasarkan data Bloomberg, dolar AS sempat mencapai Rp 17.905 jelang penutupan perdagangan Jumat. Namun pada penutupan perdagangan, rupiah berhasil memangkas koreksinya meski dolar AS masih tercatat menguat sebesar 0,20% ke level Rp 17.880,5.

Sepanjang tahun ini, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS diketahui telah melemah 7,20%. Nasib yang sama juga dialami rupiah terhadap mata uang dolar Singapura (SGD) yang turut mencatat rekor tertinggi sepanjang masa.

Dolar Singapura

Berdasarkan data Tradingview, dolar Singapura terhadap rupiah sempat terbang ke level Rp 14.014,69. Kemudian pada penutupan perdagangan, rupiah berhasil memangkas ketertinggalan menjadi Rp 13.995 per dolar Singapura.

Sepanjang perdagangan hari ini, dolar Singapura menguat 0,17% terhadap nilai tukar rupiah. Catatan ini memperpanjang tekanan terhadap rupiah secara year to date (ytd), di mana dolar Singapura menguat sebesar 7,79%.

Pelemahan kurs rupiah ini disebut karena persoalan struktural pada perekonomian nasional. Salah satunya terkait defisit neraca transaksi berjalan yang masih bergantung pada impor energi, terutama minyak mentah.

Pengamat Mata Uang dan Komoditas, Ibrahim Assuaibi, menilai rupiah berpeluang terus melemah terhadap dolar AS. Bahkan tak menutup kemungkinan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS menyentuh Rp 18.200 pekan depan.

"Untuk harga rupiah dalam minggu ini kalau tidak kena minggu depan ya itu Rp 18.000 sudah di depan mata. Karena saya melihat kalau Rp 18.000 ini tembus, kemungkinan besar ya ini akan menuju di Rp 18.200," katanya kepada detikcom, Jumat (29/5/2026).




(ahi/ara)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork