4 Fakta Pendaftaran CPNS dan PPPK Dibuka Mei

Hendra Kusuma - detikFinance
Kamis, 18 Mar 2021 19:00 WIB
Rangkaian Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi tahun 2019 kembali dilanjutkan. Tes dilakukan dengan protokol kesehatan ketat terkait pandemi COVID-19.
Ilustrasi/Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Kabar gembira buat masyarakat Indonesia, pemerintah dalam waktu dekat akan membuka kembali pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) guru dan non-guru tahun 2021.

Pendaftaran direncanakan pada bulan Mei-Juni 2021. Bagi masyarakat yang tertarik dan minat untuk menjadi abdi negara bisa menyiapkan seluruh persyaratannya mulai dari sekarang. Selain itu, masyarakat juga bisa menyimak beberapa faktanya di sini:

1. 711.627 Formasi

Pemerintah baru menetapkan 711.627 formasi untuk seleksi CPNS dan PPPK tahun 2021. Jumlah tersebut merupakan angka sementara dari rencana 1.305.485 formasi.

Dari penetapan 711.627 formasi ini untuk instansi pusat dan daerah. Di mana sebarannya sebanyak 74.384 untuk instansi pusat yang mana akan dibagi dalam dua kategori yaitu kebutuhan pegawai di kementerian dan lembaga (K/L) yang mencakup 56 K/L dengan jumlah 65.829 formasi.

Kategori selanjutnya kebutuhan pegawai untuk sekolah kedinasan yang mencakup 8 sekolah kedinasan berjumlah 8.555 formasi.

"Pada dasarnya usulan tersebut terdapat usulan untuk CPNS maupun PPPK. Secara umum jenis jabatan fungsional yang dapat diisi oleh PPPK telah diatur dalam Perpres 38/2020 terdapat 147 jabatan," kata Menteri PAN-RB Tjahjo Kumolo dalam keterangannya, Kamis (18/3/2021).

2. 637.243 Formasi untuk Daerah

Sedangkan untuk daerah, sementara ditetapkan sebanyak 637.243 formasi. Jumlah tersebut untuk kebutuhan pegawai di 23 pemerintah provinsi berjumlah 126.342 formasi dan dibagi menjadi sebanyak 115.393 formasi guru dan sisanya 10.949 formasi non-guru.

Sementara sisanya sebanyak 510.901 formasi untuk kebutuhan pegawai di 387 pemerintah kabupaten dan pemerintah kota. Angka ini dibagi menjadi 414.756 formasi guru dan sisanya 96.145 formasi non-guru.

3. Bulan Mei-Juni 2021

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) mengumumkan pendaftaran CPNS dan PPPK guru dan non-guru tahun 2021 dibuka pada Mei hingga Juni.

"Pendaftaran Mei-Juni 2021, pendaftaran dilakukan melalui sistem seleksi calon ASN (SSCN) BKN," kata Menteri PAN-RB Tjahjo Kumolo.

Sementara jadwal seleksi akan dilaksanakan pada Juli sampai Oktober 2021. Seleksi dilakukan dengan menggunakan computer Assisted Test (CAT) yang dikoordinasikan oleh BKN.

Sementara pelaksana pendaftaran untuk PPPK guru dilakukan sedikit berbeda, karena diberikan kesempatan tiga kali bagi para pesertanya untuk mengikuti seleksi dengan tahapan pendaftaran pada Mei-Juni 2021 melalui SSCN BKN, seleksi tahap I pertengahan Agustus 2021 dengan pengumuman, pemberkasan, dan penetapan NIP pada akhir Agustus sampai September 2021.

Seleksi tahap II dilakukan awal Oktober 2021, pengumuman, pemberkasan, dan penetapan NIP pada akhir Oktober sampai November 2021. Sementara seleksi tahap III dilakukan awal Desember dengan pengumuman, pemberkasan, dan penetapan NIP pada akhir Desember 2021 sampai Januari 2022.

4. Hati-hati Ada Calo

Tjahjo mengimbau seluruh masyarakat Indonesia untuk hati-hati dalam proses seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Menurut dia,calo CPNS masih banyak yang bergentayangan.

"Untuk semua masyarakat Indonesia, pemerintah terbuka untuk menerima CPNS. Kedua, hati-hati terhadap calo, ini calo masih bergentayangan tiap tahun setiap ada CPNS," kata Tjahjo.

Tjahjo mengatakan, sistem rekrutmen CPNS dan PPPK guru dan non guru ini sangat terbuka sehingga tidak ada yang bisa menjamin atau mengubah hasil tes yang sudah dilakukan.

Oleh karena itu, dirinya mengimbau kepada seluruh masyarakat Indonesia yang ingin mengikuti proses rekrutmen CPNS dan PPPK guru maupun non-guru untuk lebih berhati-hati terhadap calo.

(hek/ara)