Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan bahwa pasokan gas untuk kebutuhan domestik aman. Bahlil merespons kekhawatiran Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea soal potensi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) karena minimnya pasokan gas industri.
"Gini, kalau pasokan saya pastikan bahwa seluruh kebutuhan domestik untuk gas LNG kita semua sudah tersedia. Jadi, secara pasokan semuanya ada," ujarnya di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (8/6/2026).
Bahlil mengakui bahwa yang menjadi persoalan adalah terjadinya kenaikan harga, bukan karena pasokan yang tidak tersedia. Kondisi ini, kata Bahlil, juga terjadi di berbagai negara.
"Harganya memang ada terjadi kenaikan dan itu kan bukan hanya di Indonesia, di dunia antah berantah pun keluar itu. Harganya memang ada terjadi koreksi, karena mengikuti harga dunia. Terkecuali hanya di Indonesia naik di dunia nggak naik gitu loh," ujarnya.
Ia mengatakan bahwa pemerintah tetap mempertahankan kebijakan Harga Gas Bumi Tertentu (HGBT) untuk sektor-sektor yang berhak menerima fasilitas tersebut sesuai ketentuan yang berlaku.
"Nah, tetapi untuk harga HGBT itu memang sesuai dengan apa yang menjadi keputusan pemerintah ya," ujarnya.
(hrp/ara)