Pindad Bereskan Produksi 25.000 Senapan Serbu Pesanan Kemenhan

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Kamis, 06 Mei 2021 16:30 WIB
In January 2013, the state of New York made it illegal to sell military-style rifles, passing what it considers some of the toughest gun safety laws in the country (AFP Photo/Karen Bleier)
Ilustrasi/Foto: AFP Photo/Karen Bleier
Jakarta -

Pabrikan senjata pelat merah PT Pindad (Persero) telah membuat puluhan ribu senjata untuk para prajurit komponen cadangan alias komcad. Jumlah senjata yang sudah dibuat sebanyak 25 ribu pucuk bertipe SS2-V5 A1.

Direktur Utama PT Pindad Persero Abraham Moose mengatakan 25 ribu pucuk senjata ini sengaja dibuat untuk memenuhi pesanan Kementerian Pertahanan yang akan digunakan untuk pelatihan Komponen Cadangan.

"Senjata api sudah selesai (pembuatannya)," kata Abraham dilansir dari CNN Indonesia, Kamis (6/5/2021).

SS2-V5 A1 sendiri dinilai menjadi senapan serbu yang lebih ringan dibandingkan varian SS2 yang lain. SS2-V5 A1 memiliki desain yang ergonomis, memiliki berat yang lebih ringan, dan dapat menambah kenyamanan pengguna.

Dilansir dari website resmi Pindad, senjata ini memiliki kaliber peluru 5,56 x 45 mm. Panjangnya 755 mm, bila bagian bokong senjata dilipat menjadi 528 mm.

Memiliki berat 3,35 kg dalam keadaan peluru kosong, dan akan menjadi 3,71 kg dengan peluru penuh sebanyak 30 putaran. Senapan serbu ini efektif digunakan pada jarak 200 meter.

Senjata-senjata ini akan digunakan oleh para anggota komcad. Komcad sendiri adalah satuan prajurit semi militer yang direkrut dari masyarakat. Semua warga negara Indonesia lintas profesi bisa mendaftar sebagai komponen cadangan, baik PNS, pegawai swasta, dan sebagainya.

Selanjutnya
Halaman
1 2