Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 09 Mar 2018 08:41 WIB

Investasi Abal-abal dan Masyarakat RI yang Ingin Cepat Kaya

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Halaman 1 dari 5
Foto: Rachman Haryanto Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Penipuan berkedok investasi masih marak dilakukan di Indonesia. Modusnya beragam mulai dari koperasi yang menawarkan simpanan dengan bunga tinggi, money game, hingga penjualan mata uang kripto yang juga menjanjikan kenaikan harga yang sangat tinggi.

Satuan tugas (satgas) waspada investasi beberapa tahun terakhir telah menghentikan ratusan perusahaan yang melakukan tipu-tipu ke masyarakat. Namun masih ada saja masyarakat yang terjebak dengan janji manis perusahaan investasi bodong ini.

Ketua satgas waspada investasi, Tongam L Tobing menyebutkan ada sejumlah penyebab masih hidupnya investasi bodong ini di Indonesia. Berikut selengkapnya: (ang/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed