Pertumbuhan Kredit Makin Lesu Cuma 3,09%

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Kamis, 16 Jul 2020 18:45 WIB
Ilustrasi THR
Foto: Muhammad Ridho
Jakarta -

Bank Indonesia (BI) mencatat pertumbuhan kredit perbankan nasional periode Mei 2020 sebesar 3,09%. Angka ini melambat dibandingkan periode April 2020 sebesar 5,735.

Gubernur BI Perry Warjiyo menjelaskan penyaluran kredit dari sektor keuangan masih terbatas akibat lemahnya permintaan domestik dan kehati-hatian perbankan karena pandemi COVID-19.

"Pertumbuhan kredit pada Mei 2020 3,09% melambat dibandingkan April 2020," kata Perry dalam konferensi pers virtual, Kamis (16/7/2020).

Dia mengungkapkan sementara untuk pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) tercatat lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan kredit perbankan yakni sebesar 8,89% (yoy).

Ke depan, Bank Indonesia tetap menempuh kebijakan makroprudensial yang akomodatif sejalan dengan bauran kebijakan yang telah diambil sebelumnya serta bauran kebijakan nasional.

"Termasuk berbagai upaya untuk memitigasi risiko di sektor keuangan akibat penyebaran COVID-19," jelasnya.

Perkembangan restrukturisasi kredit di masa pandemi COVID-19 yang diprakirakan sudah mencapai puncaknya pada April 2020 dan pelaksanaan pogram penjaminan pemerintah untuk kredit UMKM dalam rangka pemulihan ekonomi nasional diharapkan dapat mendorong pemulihan kinerja intermediasi.

Rasio kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio/CAR) perbankan Mei 2020 tetap tinggi yakni 22,14%, dan rasio kredit bermasalah (Non Performing Loan/NPL) tetap rendah yakni 3,00% (bruto) dan 1,17% (neto).



Simak Video "Anjlok! Pertumbuhan Kredit Bank Tahun 2019 Hanya 6,08%"
[Gambas:Video 20detik]
(kil/dna)