Transaksi Rp 100 T di Balik Pengungkapan Kasus Jiwasraya

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Jumat, 04 Sep 2020 07:40 WIB
Logo asuransi Jiwasraya di Jl Rasuna Said
Foto: Ari Saputra
Jakarta -

Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Dian Ediana Rae mengungkapkan pihaknya harus menyelidiki ratusan triliun rupiah transaksi dalam mengungkap kasus korupsi dan pencucian uang pada skandal Jiwasraya.

Dia menyebutkan sejak Januari 2008 hingga Agustus tahun ini ada transaksi sebanyak Rp 100 triliun yang diselidiki pihaknya. Jumlah itu, didapati dari berbagai aliran uang yang keluar masuk PT Asuransi Jiwasraya (Persero). Baik lewat manajemen investasi (MI) maupun pihak lainnya.

"Kami jelaskan bahwa total aliran dana yang kami maksud dari Januari 2008 sampai dengan Agustus 2020 ini ada Rp 100 triliun. Itu meliputi uang keluar masuk Jiwasraya dengan MI atau pihak lain. Kami masih melakukan penyelidikan secara total untuk menyimpulkan mana transaksi yang normal dan yang dianggap quote and quote mencurigakan," ungkap Dian saat rapat bersama Komisi III DPR RI, Jakarta, Kamis (3/9/2020).

"Kami juga masih mengklarifikasi terhadap hal-hal yang terindikasi mencurigakan," ucapnya.

Dian pun mengaku dalam penyelidikan kasus ini pihaknya butuh waktu yang tidak sebentar. Pasalnya semua aliran dana, baik yang besar maupun kecil akan diselidiki pihaknya.

Dia menjelaskan prinsip kerja PPATK selama ini adalah mengikuti aliran uang atau yang dia sebut sebagai follow the money.

"Komplikasi kasus ini cukup besar, semua aliran dana sekecil apapun harus kita ikuti. Ini memakan waktu lumayan signifikan, pemeriksaan dilakukan dengan 53 bank, dan 49 non bank juga. Prinsip kami adalah follow the money," jelas Dian.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "4 Terdakwa Kasus Jiwasraya Divonis Penjara Seumur Hidup"
[Gambas:Video 20detik]