Pertumbuhan Uang Beredar Melambat di Januari, Segini Jumlahnya

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Selasa, 23 Feb 2021 11:09 WIB
Petugas Cash Center BNI menyusun tumpukan uang rupiah untuk didistribusikan ke berbagai bank di seluruh Indonesia dalam memenuhi kebutuhan uang tunai jelang Natal dan Tahun Baru. Kepala Kantor perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Papua mengungkapkan jumlah transaksi penarikan uang tunai sudah mulai meningkat dibanding bulan sebelumnya yang bisa mencapai penarikan sekitar Rp1 triliun. Sedangkan untuk Natal dan tahun baru ini secara khusus mereka menyiapkan Rp3 triliun walaupun sempat diprediksi kebutuhannya menyentuh sekitar Rp3,5 triliun. (FOTO: Rachman Haryanto/detikcom)
Ilustrasi/Foto: Rachman Haryanto
Jakarta -

Bank Indonesia (BI) mencatat uang beredar dalam arti luas (M2) pada Januari 2021 tercatat Rp 6.761 triliun tumbuh 11,8% lebih lambat dibandingkan bulan sebelumnya yang tumbuh 12,4%.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono mengungkapkan perlambatan ini terjadi karena melambatnya pertumbuhan uang kuasi sebesar 9,7%, lebih rendah dibandingkan dengan pertumbuhan bulan sebelumnya 10,5% terutama pada instrumen simpanan berjangka.

"Sementara itu, komponen uang beredar dalam arti sempit (M1) tumbuh 18,7% year on year pada Januari 2021, meningkat dari 18,5% pada bulan sebelumnya," kata Erwin dalam siaran pers, Selasa (23/2/2021).

Kemudian berdasarkan faktor yang mempengaruhi perlambatan pertumbuhan uang beredar (M2) pada Januari 2021 dipengaruhi oleh perlambatan tagihan bersih kepada Pemerintah Pusat 54,8% yoy turun dibandingkan capaian bulan sebelumnya 66,95%.

Selanjutnya pertumbuhan kredit pada Januari 2021 membaik karena mencatatkan kontraksi yang lebih kecil yaitu menjadi 2,1% dari sebelumnya 2,7% pada bulan sebelumnya.

"Pertumbuhan aktiva luar negeri bersih pada Januari 2021 sebesar 14,9% year on year, lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan Desember 2020 sebesar 13,6%," jelas dia.

Statistik uang beredar ini juga mencatat suku bunga simpanan pada Januari 2021 mengalami penurunan seiring menurunnya suku bunga acuan. Pada Januari 2021 rata-rata tertimbang suku bunga simpanan berjangka mengalami penurunan pada seluruh jenis tenor.

(kil/ara)