Fokus Normalisasi, Bukopin Dapat Dukungan Teknologi dari KB Kookmin

Yudistira Imandiar - detikFinance
Senin, 07 Jun 2021 15:25 WIB
KB Bukopin
Foto: Yudistira Imandiar/detikcom
Jakarta -

Dua pemegang saham PT Bank KB Bukopin Tbk, KB Kookmin Bank dan Bosowa Corporindo telah resmi berdamai. Kedua pihak menjalin kesepakatan untuk mendukung normalisasi KB Bukopin.

KB Kookmin dan Bosowa Corporindo telah menyepakati joint statement terkait pengembangan bisnis KB Bukopin. Ada enam poin yang dimuat dalam joint statement tersebut.

Pertama, Bosowa dan KB menyatakan telah menyelesaikan kesalahpahaman yang terjadi di masa lalu serta sepakat untuk mengembangkan hubungan yang berorientasi pada kerja sama di masa depan. Kedua, Bosowa dan KB sepakat untuk mengutamakan proses normalisasi Bank KB Bukopin sebagai prioritas utama. Karenanya, sebagai langkah awal, kedua belah pihak setuju untuk melakukan pencabutan segala tuntutan hukum serta sepakat untuk tidak akan melakukan tuntutan hukum dalam bentuk apapun di kemudian hari yang dapat mengganggu proses Normalisasi Bank KB Bukopin.

Ketiga, KB berkomitmen untuk melakukan yang terbaik demi memulihkan kepercayaan nasabah serta meningkatkan nilai perusahaan KB Bukopin. Bosowa berkomitmen untuk memberikan dukungan penuh terhadap tata kelola KB Bukopin dan peningkatan hubungan eksternal. Keempat, KB memberikan pengakuan dan rasa hormat kepada Bosowa sebagai mitra bisnis sekaligus pemegang saham terbesar kedua KB Bukopin. Bosowa memberikan pengakuan terhadap KB sebagai pemegang saham utama sekaligus pemegang saham pengendali KB Bukopin.

Kelima, KB dan Bosowa sepakat untuk meningkatkan kerja sama aktif dalam menyelesaikan permasalahan-permasalahan terkait pengembangan bank KB Bukopin, misalnya penambahan modal, deposito, NPL, dll, melalui sinergi antar kedua belah pihak. Keenam, KB dan Bosowa sepakat untuk bersama-sama memperkuat komunikasi dan kerja sama yang erat dengan OJK dalam usaha pelaksanaan rencana normalisasi KB Bukopin.

President Director KB Bukopin Rivan Achmad Purwantono menyatakan dengan bersatunya dua pemegang saham, maka proses normalisasi KB Bukopin dapat berjalan maksimal. Perusahaan kini dapat fokus dalam hal pengembangan bisnis.

"Dengan mencabut semua tuntutan, praktis di masa mendatang bank ini akan fokus pada pengembangan bisnis," kata Rivan dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (7/6/2021).

"Pemegang saham pengendali dan pemegang saham terbesar kedua sama sama berkomitmen menjaga normalisasi KB BUkopin di masa yang akan datang," imbuhnya.

Direktur Utama Bosowa Corporindo Rudyantho menekankan Bosowa berkomitmen penuh dalam memberikan dukungan pada KB Bukopin untuk fokus pada perbaikan dan transformasi.

"Kami berkomitmen bersama KB Kookmin Bank untuk memberikan dukungan penuh pada peningkatan tata kelola KB Bukopin demi normalisasi Bukopin," kata Rudyantho.

Sementara itu, Director Global Bisnis KB Kookmin Bank Cho Nam Hoon menyampaikan pihaknya akan mendukung pemulihan bisnis KB Bukopin semaksimal mungkin. Sebagai pemegang saham pengendali, penanaman modal dari Kookmin Bank menjadi dorongan bagi KB Bukopin untuk berbenah dan kembali menjalankan bisnis dengan baik di Indonesia.

"Tidak hanya berhenti pada penanaman modal, KB sebagai PSP (Pemegang Saham Pengendali), tidak akan bergerak secara pasif, tapi kami akan berpartisipasi secara aktif dalam mendorong transaksi Bukopin. Dalam hal ini misalnya kami juga akan fokus, kami akan memperbaiki dan akan secara aktif memberikan dukungan kepada Bukopin. Yang kedua hingga saat ini KB sudah menurunkan kurang lebih 30 tenaga ahli untuk dapat membantu tata kelola di Bank Bukopin," ungkap Cho Nam Hoon.

Selain itu, KB Bukopin juga mendapatkan transfer teknologi untuk menerapkan infrastruktur IT dari KB Kookmin Bank yang sudah mapan. Hal ini, kata Cho Nam Hoon, membuat transformasi digital KB Bukopin akan lebih cepat dan efektif, sehingga KB Bukopin dapat memberikan layanan yang optimal bagi nasabah.

"Kita juga memiliki infrastruktur IT yang sangat kuat yang sekarang sedang dalam proses transfer knowledge (ke KB Bukopin) dan akan segera diaplikasikan. Infrastruktur IT semua akan kami sediakan," ucapnya.

Ia menegaskan, KB Kookmin Bank akan membuat diversifikasi layanan keuangan yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat Indonesia.

"Kami berencana tidak hanya berhenti untuk perbankan bukopin saja, tapi kami berencana bisa memfasilitasi masyarakat Indonesia terhadap layanan keuangan di Indonesia melalui perusahaan-perusahaan yang kita bangun, seperti finance, multifinance, asset management, hingga insurance, lalu juga ada sekuritas," paparnya.

(akn/hns)