×
Ad

Buat Bayar Utang-Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Turun!

Retno Ayuningrum - detikFinance
Jumat, 06 Feb 2026 17:21 WIB
Foto: REUTERS/Ajeng Dinar Ulfiana
Jakarta -

Posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Januari 2026 mengalami sedikit penurunan. Bank Indonesia (BI) mencatat posisi cadangan devisa sebesar US$ 154,6 miliar atau setara Rp Rp 2.581 triliun (Rp 16.700), jumlah ini lebih rendah dibandingkan posisi pada bulan sebelumnya yang sebesar US$ 156,5 miliar.

"Posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Januari 2026 tetap tinggi sebesar 154,6 miliar dolar AS, meskipun lebih rendah dibandingkan posisi pada akhir Desember 2025 sebesar 156,5 miliar dolar AS," ujar Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Ramdan Denny Prakoso dalam keterangannya, Jumat (6/2/2026).

Ramdan menerangkan penurunan posisi cadangan devisa tersebut dipengaruhi oleh pembayaran utang luar negeri dan kebijakan stabilisasi nilai tukar Rupiah sebagai respons Bank Indonesia dalam menghadapi ketidakpastian pasar keuangan global yang meningkat.

Posisi cadangan devisa pada akhir Januari 2026 setara dengan pembiayaan 6,3 bulan impor atau 6,1 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor. Bank Indonesia menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan.

"Ke depan, Bank Indonesia meyakini ketahanan sektor eksternal tetap baik didukung oleh posisi cadangan devisa yang memadai serta aliran masuk modal asing sejalan persepsi positif investor terhadap prospek perekonomian nasional dan imbal hasil investasi yang tetap menarik," tambah Ramdan.

Dia memastikan BI terus meningkatkan sinergi dengan Pemerintah dalam memperkuat ketahanan eksternal. Hal ini untuk menjaga stabilitas perekonomian untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.




(rea/hal)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork