×
Ad

Jogja Financial Festival

Bos BRI Ungkap Tantangan Baru Perbankan

Andi Hidayat - detikFinance
Sabtu, 23 Mei 2026 12:36 WIB
Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) Hery Gunardi.Foto: Dok. Tangkapan Layar YouTube CNBC Indonesia
Jakarta -

Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) Hery Gunardi mengungkap tantangan perbankan nasional. Menurutnya, bank saat ini tidak lagi sekadar lembaga intermediasi, tetapi telah berevolusi menjadi perusahaan berbasis teknologi.

Hery menjelaskan evolusi perbankan dapat dilihat dari perkembangan model bisnis bank seiring dengan perkembangan teknologi. Selain itu, industri jasa keuangan juga telah memasuki era digitalisasi dan financial technology (fintech) yang mengubah perilaku nasabah secara signifikan.

Transformasi industri perbankan juga didorong pada masa pandemi COVID-19, di mana nasabah tidak dapat melakukan transaksi di kantor cabang. Pada saat itu, nasabah bank pun banyak beralih ke mobile banking.

"Jumlah itu kita melihat ada data dari Bank Indonesia bahwa selama pandemi itu ada sekitar 50 sampai 60 juta user baru untuk internet dan juga mobile banking, itu nambah," ungkap Hery dalam acara Jogja Financial Festival, Sabtu (23/5/2026).

BRI telah mendorong melakukan transformasi tersebut. BRI memiliki super apps BRImo yang saat ini memiliki lebih dari 60 juta pengguna dengan nilai transaksi sebesar Rp 7.500 triliun per tahun.

"Transaksi harian BRImo itu mencapai Rp 32 triliun sehari. Setahun itu Rp 7.500 triliun," ujarnya.

Selain BRImo, BRI juga memperkuat layanan digital melalui QRIS, Electronic Data Capture (EDC), hingga jaringan agen BRILink yang kini mencapai 1,2 juta agen dan tersebar hingga pelosok desa.

Untuk segmen korporasi, BRI juga mengembangkan platform digital QLola. Hery menyebut transaksi QLola telah mencapai sekitar Rp 98 triliun per tahun.

"QLola ini transaksinya bisa sekitar Rp 98 triliun setahun gitu. Jadi ini adalah memang kapitalisasi yang sangat besar dan ini membawa ranah perubahan yang memang harus disikapi dengan optimal," pungkasnya.




(ahi/hns)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork