×
Ad

Bos Baru Bank Sentral AS Tahan Suku Bunga

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Kamis, 18 Jun 2026 08:21 WIB
Foto: Samuel Corum/Getty Images
Jakarta -

Bank sentral Amerika Serikat (AS) The Federal Reserve mempertahankan suku bunga acuannya. Ini merupakan keputusan pertama Kevin Warsh yang baru saja ditunjuk sebagai orang nomor satu The Fed beberapa waktu lalu.

Dilansir dari CNBC, Kamis (18/6/2026), rapat yang dilakukan Warsh dan The Federal Open Market Committee/FOMC memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan pinjaman dalam kisaran 3,5%-3,75%.

Keputusan yang diambil para pejabat The Fed kali ini nampak di luar perkiraan banyak pihak. Hasil yang diumumkan justru bagai menghapus perkiraan pemotongan suku bunga tahun ini dan mengindikasikan kenaikan suku bunga akan terjadi.

Namun dalam Ringkasan Proyeksi Ekonomi yang diumumkan The Fed, Warsh sebagai Ketua The Fed justru tidak mencantumkan partisipasinya. Dia justru menjadi kritikus terhadap alat peramalan ekonomi AS tersebut serta panduan ke depan lainnya dari komite, termasuk proyeksi pengangguran, inflasi, dan pertumbuhan produk domestik bruto.

Menjelang pertemuan, banyak analis menduga Warsh tidak akan menyampaikan prospeknya. Bahkan ada indikasi Warsh akan menghapus fitur Ringkasan Proyeksi Ekonomi The Fed.

Warsh pun mengkonfirmasi pada konferensi pers pengumuman keputusan suku bunga tersebut. Dia mengaku dirinya menolak untuk membagikan perkiraan dan sedang membentuk gugus tugas untuk merombak operasi utama The Fed.

"Saya tidak menyampaikan proyeksi ekonomi dari pandangan saya sendiri. Menurut saya itu tidak membantu dalam pelaksanaan kebijakan. Seperti yang saya sebutkan dalam pernyataan pembukaan saya, akan ada tinjauan tentang komunikasi secara luas, konferensi pers, proyeksi, pertemuan, transkrip, notulen, dan sejenisnya," papar Warsh.

"Saya tidak ingin menghakimi hasil (Proyeksi Ekonomi The Fed) di sana, tetapi saya cukup berpikiran terbuka tentang apa yang mungkin terjadi," lanjutnya.




(acd/acd)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork