Aduh! Ada Aksi Bajing Loncat di Balik Kerusakan Gedung Eks Ramayana Koja

ADVERTISEMENT

Aduh! Ada Aksi Bajing Loncat di Balik Kerusakan Gedung Eks Ramayana Koja

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Kamis, 27 Okt 2022 05:45 WIB
Gedung Eks Ramayana Terbengkalai
Gedung Eks Ramayana Koja/Foto: Herdi Alif Al Hikam
Jakarta -

Sebuah gedung bekas pusat perbelanjaan di Koja, Jakarta Utara mendadak jadi sorotan. Gedung eks Ramayana yang terbengkalai tersebut mengalami kerusakan dan membahayakan warga sekitar.

Kaca jendela bangunan tersebut bahkan sempat berjatuhan tertiup angin. Beberapa pecahan kaca bahkan jatuh di sekitar kawasan permukiman warga.

Lokasi gedung eks pusat perbelanjaan yang terbengkalai itu terletak persis di pinggir Jalan Raya Yos Sudarso. Gedung itu diapit Jalan Lorong 103 dan Jalan Lorong 104 Timur. Gedung itu akrab juga disapa Gedung Plaza Koja dan dulunya sempat digunakan oleh toko ritel ternama, Ramayana.

Menurut penuturan warga sekitar gedung yang terbengkalai itu, gedung tersebut seringkali menjadi incaran aksi penjarahan. Beberapa besi-besi dan komponen gedung disebut-sebut banyak dijarah. Pengakuan warga menyatakan aksi itu banyak dilakukan oleh bajilo, alias bajing loncat.

"Ini sering emang kayaknya besi-besinya itu dicolongin, jadi terbang-terbangan dah tuh. Ulahnya bajilo itu, bandel-bandel emang," kata salah satu warga yang enggan disebut namanya saat berbincang bersama detikcom, Rabu (26/10/2022).

Gedung Eks Ramayana TerbengkalaiGedung Eks Ramayana Terbengkalai Foto: Herdi Alif Al Hikam

Pengakuan warga tersebut memang gedung eks Ramayana itu tidak dijaga. Dibiarkan saja kosong dan tidak dirawat juga. "Nggak pernah dijagain itu setahu saya. Orang sering keluar masuk ke gedungnya. Katanya mah ada security-nya tapi nggak pernah lihat saya," sebutnya.

"Bangunan juga nggak pernah diurus, katanya sih kelurahan udah negur yang punya itu," katanya lagi.

Sementara itu, Ketua RW 02 Kelurahan Koja Siti Chodijah menyatakan gedung tersebut sudah kosong sejak Desember 2019. Sebelumnya gedung itu sempat digunakan oleh ritel Ramayana dalam jangka waktu yang cukup lama.

Nah semenjak ditinggal Ramayana gedung dibiarkan kosong, dijaga pun tidak. Hal ini yang membuat gedung tersebut jadi sasaran empuk para penjarah.

"Kosong itu dari akhir 2019 Desember tutup. Tutup, kosong, nggak ada yang jaga. Dulu ada yang jaga, ke sini-sini nggak ada yang jaga," sebut Siti.

Lihat juga video 'Gedung Perpus SMA di Sukabumi Ambruk, Ada Pekerja Tertimpa!':

[Gambas:Video 20detik]



Banyak orang mencuri besi. Cek halaman berikutnya.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT