Saatnya Jadi Bos

Top! Korban PHK Jualan Burger di Garasi, Omzetnya Tembus Puluhan Juta

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Selasa, 05 Apr 2022 07:00 WIB
Top! Korban PHK Jualan Burger di Garasi, Omzetnya Tembus Puluhan Juta
Foto: Dok: homeburger_88

Sejak saat itu dia bilang usahanya berjalan cukup lancar. Awalnya, pembeli burger Nila hanya orang-orang di sekitar rumahnya saja. Dipromosikan lewat media sosial, dari WhatsApp hingga Instagram. Dia bersyukur, tak perlu waktu lama usahanya sudah balik modal.

"Alhamdulillah banget satu bulan balik modal. Kita waktu itu modal belasan juta," ungkap Nila.

Dia bilang pada tiga bulan pertama usahanya, dia berhasil menjual 20-30 menu dalam sehari. Namun, kini sudah bisa mencapai 60-70 menu dalam sehari dengan omzet mencapai Rp 1-1,5 juta per harinya.

"Sekarang Rp 1-1,5 juta sehari, mungkin sekitar 60-70 burger. Sebulan ya sekitar Rp 20-25 jutaan," jelas Nila.

Lalu apa sih rahasia dari Home Burger 88 besutan Nila bisa sukses besar dan laku keras? Nila sendiri menyatakan ada dua faktor utama yang membuat usahanya tumbuh pesat. Dia mengatakan dua hal itu adalah harga burger yang murah, dan rasa burger yang enak.

Untuk mematok harga dia sengaja membuat produknya semurah mungkin, menu yang ada di Home Burger 88 menurutnya mulai dari Rp 13-25 ribu saja, burger paling mahal saja hanya Rp 23 ribu harganya. Hal ini menurutnya membuat orang tak ragu untuk membeli hanya cuma satu.

"Karena mungkin harga burger kita murah sekali dari Rp 13-23 ribu burger, jadi memang konsep aku gini, harga segitu murah kan. Jadi kayak kalau ada yang mau nggak mungkin dia beli satu kan, mungkin satu costumer bisa 5-6 menu kan jadinya," beber Nila.

Belum lagi dia juga membuat paket bundling dengan promo berupa bebas ongkos kirim. "Kalau belanja minimal Rp 100 ribu, kalau masih di sekitar Jakarta Barat kita kasih free ongkir," katanya.

Di sisi lain, dia menjamin menu yang dia tawarkan enak. Meski murah, bahan-bahan yang dipakai tetap dicari yang paling berkualitas dan tidak setengah-setengah. Bahkan, menurutnya rasa burger yang dibuatnya sekelas restoran namun harganya lebih murah.

"Saya berani bilang burger ini sekelas di restoran dan kafe, tapi saya jual di harga lebih murah. Kita bisa cuan besar dan orang repeat order karena harga terjangkau," kata Nila.

Bukan cuma itu, sebagai bisnis rumahan, Nila juga melek penggunaan media sosial. Sejak awal usahanya saja dia memberikan promo gratis minuman asalkan pembelinya mau meng-upload menu yang dibelinya di media sosial sekaligus memberikan tag ke akun Instagram Home Burger 88. Dengan begitu, menurutnya banyak orang yang bisa melihat usahanya lewat media sosial.

"Saya pernah kasih promo, supaya orang mau posting makanan yang dia beli di sini, saya kasih free minum tapi posting tag IG kita. Kan kalau begitu temannya bisa tahu dan ikuti kita juga," cerita Nila.

Nila juga sempat bekerja sama dengan seorang food blogger di Instagram, dengan begitu usahanya bisa lebih banyak dikenal. Menurutnya pun dampak dari kerja sama itu membuat orang dari Depok hingga Pamulang ikut memesan burger buatannya. "Alhamdulillah impact-nya beneran bagus banget," katanya.

Home Burger 88 yang dibesut Nila fokus untuk melayani pesanan take away. Burger ala Nila ini bisa dipesan langsung lewat WhatsApp ataupun layanan pengiriman makanan online. Bagi yang berminat membeli bisa langsung cek akun Instagram @homeburger_88.


(hal/ara)