ADVERTISEMENT

Proyek Monorel Mandek, Ahok Semprot Jakarta Monorail

- detikFinance
Rabu, 28 Mei 2014 09:30 WIB
Proyek Monorel Mandek, Ahok Semprot Jakarta Monorail

Proyek monorel Jakarta sampai saat ini belum berjalan lancar. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menilai, proyek yang sebenarnya pernah mangkrak 10 tahun ini tidak layak.

"Logika saja, kalau 10 tahun terbengkalai, kira-kira ini feasible (layak) nggak? Mereka bilang mau pinjam bank, sampai Jusuf Kalla nekat minta Ibu Sri Mulyani memberikan jaminan kalau merugi nanti bayar setengah-setengah antara pemerintah pusat dan DKI. Tapi sudah ada jaminan begitu pun, bank enggak juga kasih kredit. Jadi kalau dibilang ini proyek layak, saya bingung," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta, Rabu (30/4/2014).

Menurut Ahok, dia sudah tahu semua detail terkait proyek monorel, bahkan hingga sejarah awal proyek itu. Diskusi seputar proyek monorel ini oleh pengembangnya yaitu PT Jakarta Monorail terus berubah-ubah, sehingga belum ada kepastian kontrak kerjasama kedua belah pihak. Memang seperti diketahui, proyek monorel Jakarta ini mangkrak pada 2004 dan tersisa tiang-tiang saja.

Demi menjamin bisnis tetap berjalan, belakangan Jakarta Monorail meminta properti komersial berupa bangunan 3-4 lantai yang ditaruh di atas 10 stasiun.

"Dia mau kelola (properti) di atas stasiun, seluas 20 hektar dengan 10 stasiun. Dulu juga sudah ada (desain itu). Terus kenapa bank nggak mau kasih? Kalau bank nggak mau kasih, logikanya kan nggak layak. Terus mau apa ini orang gitu lho," imbuhnya.

Ahok pun mempertanyakan alasan Jakarta Monorail yang masih berkeras membangun monorel. "Kalau kamu punya belasan triliun, apa mau proyeknya rugi? Apa ada pengusaha yang sebegitu baik kasih biaya belasan triliun hanya dengan alasan untuk nolong DKI? Makanya saya heran ada apa," ujarnya.



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT