Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 15 Mar 2019 20:42 WIB

Round-Up 5 Berita Terpopuler

Harta Rommy Ketum PPP Rp 11 Miliar, Airbus Ketiban 'Durian Runtuh'

Hans Henricus BS Aron - detikFinance
Foto: Instagram/romahurmuziy Foto: Instagram/romahurmuziy
Jakarta - Ketua umum PPP Romohurmuziy atau biasa dipanggil Rommy ditangkap KPK. Rommy diduga menerima suap terkait jabatan di Kementerian Agama.

detikFinance ikut mengulas seluk beluk rommy dari sisi harta maupun perusahaan rokok yang tercantum di Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) atas namanya.

Berdasarkan LHKPN, Rommy memiliki harta Rp 11,83 miliar. Jumlah harta tersebut adalah yang didaftarkannya pada Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) 2010.

Salah satu harta yang didaftarkan dalam LHKPN adalah PT Dugapat Mas. Menurut data Kementerian Perindustrian, PT Dugapat Mas bergerak di bisnis rokok.

Selain soal Rommy, berita terpopuler lainnya adalah Airbus ketiban 'durian runtuh' pasca kecekalaan Boeing 737 Max 8. Berikut 5 berita terpopuler detikFinance sepanjang Jumat (15/3/2019).


Rommy Ditangkap KPK, Ini Daftar Hartanya Rp 11 Miliar

Pria yang akrab disapa Rommy itu terakhir kali melaporkan jumlah hartanya pada 19 Maret 2010 saat menjabat anggota DPR periode 2009-2014. Rommy yang baru saja terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK itu belum pernah lagi melaporkan harta kekayaannya sejak saat itu.

Dilihat di situs LHKPN, Jumat (15/3/2019), harta yang dimiliki Rommy terdiri dari yang tidak bergerak berupa tanah dan bangunan yang tersebar di sejumlah daerah, seperti Jakarta, Bekasi, Tangerang Selatan, dan Sleman. Totalnya mencapai Rp 2,55 miliar.

Selain itu, Rommy juga memiliki sejumlah harta bergerak seperti alat transportasi senilai Rp 775,5 juta. Selain itu, ada harta bergerak berupa perusahaan, yakni PT Dugapat Mas, senilai Rp 1,47 miliar.

Harta bergerak lainnya yang dimiliki Rommy yakni batu dan logam mulia senilai Rp 425 juta, surat berharga Rp 1,15 miliar, giro setara kas sebesar Rp 5,28 miliar, serta piutang Rp 164,7 juta. Dia tercatat tidak memiliki utang.


Menaksir Harga Kavling di Kawasan Rumah Rommy Ketum PPP

Rumah Rommy sendiri berlokasi di Jalan Batu Ampar III RT 4 RW 3, Kelurahan Batu Ampar, Kramat Jati. Kini kediaman Rommy sudah tertutup.

Bicara soal rumah, berapa sih harga tanah di kawasan rumah milik Rommy?

Mengutip situs rumah.com, Jumat (15/3/2019), beberapa pihak menawarkan harga tanah di kawasan Batu Ampar, Kramat Jati, mulai dari Rp 6 juta per meter. Bahkan, ada yang menjualnya hingga Rp 13 juta per meter.

Di situs lainnya seperti OLX.co.id, kavling di kawasan tersebut banyak dijual mulai dari Rp 5 juta per meter hingga Rp 15 juta per meter.

Selanjutnya di situs rumah.mitula.co.id, harga tanah yang berlokasi di pinggir jalan di kawasan tersebut mencapai Rp 15 juta per meter. Ada juga yang menjualnya seharga Rp 6,5 juta per meter, dengan surat SHM Lokasi strategis, bebas banjir.


PT Dugapat Mas di LHKPN Romahurmuziy Garap Bisnis Rokok

Dalam LHKPN tercatat ada harta bergerak berupa perusahaan, yakni PT Dugapat Mas, senilai Rp 1.478.496.000.

Mengutip laman resmi Kementerian Perindustrian, Jumat (15/3/2019), PT Dugapat Mas beralamat di Jalan Penggung-jatinom, Klaten, Jawa Tengah. Perusahaan ini bergerak di sektor jasa industri rokok kretek.


Kena OTT KPK, Rommy Anggota Komisi Keuangan DPR

Sempat di Komisi III yang membidangi masalah hukum dan HAM, kini Rommy duduk di Komisi XI yang membidangi keuangan

Saat duduk di Komisi XI, Rommy pernah mendukung dana aspirasi sebesar Rp 20 miliar untuk setiap anggota DPR. Saat itu ramai pembahasan mengenai Usulan Program Pembangunan Daerah Pemilihan (UP2DP) atau dikenal sebagai dana aspirasi.

Terkait dana tersebut, Rommy menilai dana sebesar itu merupakan hak masing-masing anggota. Dia juga pernah mengatakan bahwa dana aspirasi itu dapat digunakan oleh setiap anggota untuk lebih memudahkan dalam menyalurkan aspirasi masyarakat.

Dia yakin dana aspirasi tidak akan tumpang tindih dalam implementasinya. Sebab, menurutnya, besaran dana yaitu Rp 20 miliar per anggota disebut untuk masyarakat juga.


Boeing Kecelakaan, Airbus Ketiban Durian Runtuh

Airbus, yang kini menjadi pesaing Boeing memproyeksi akan mampu membukukan penjualan yang lebih tinggi untuk jenis 320. Hal ini karena menurunnya pesanan untuk Boeing 737 Max akibat kecelakaan Ethiopian Airlines pada Minggu lalu.

Mengutip Investor Bussines Daily, Presiden Prancis Emmanuel Macron kini gencar mempromosikan Airbus di wilayah Eropa. Maklum, Airbus adalah pesawat pabrikan, Toulouse, Prancis. Sebelumnya saham Airbus sempat merosot, namun naik tajam pada pekan ini. Berbeda dengan saham Boeing yang terus terjerembab. Akibat kecelakaan di Ethiopia, Boeing diprediksi akan kehilangan potensi penjualan mencapai US$ 600 miliar.

Presiden Macron juga telah melakukan pertemuan dengan Perdana Menteri Ethiopia Abiy Ahmed terkait kontrak baru dengan Airbus untuk Ethiopian Airlines. Saat ini memang maskapai di Ethiopia sudah menggunakan beberapa pesawat berbadan lebar atau wide body Airbus A350. (hns/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com