Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 26 Mar 2020 12:40 WIB

Mau Impor Barang Penanganan Corona Bebas Pajak? Begini Caranya

Trio Hamdani - detikFinance
PT Nusantara Pelabuhan Handal merupakan operator yang mengoperasikan terminal peti kemas di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta. Foto: Rachman Haryanto
Jakarta -

Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) meniadakan bea masuk dan cukai untuk impor barang terkait penanggulangan virus corona (Covid-19). Hal itu dilakukan dalam mempercepat penanganan wabah tersebut di Indonesia.

Dikutip detikcom dari situs web Setkab, Kamis (26/3/2020), pemerintah tidak mengenakan pungutan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) maupun Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM), dikecualikan Pajak Penghasilan (PPh) 22 Impor, dan pengecualian tata niaga impor untuk skema D bagi perorangan atau swasta yang melakukan impor untuk kegiatan komersial.

Barang terkait penanggulangan Covid-19 meliputi alat medis, alat pelindung diri (APD), masker, dan hand sanitizer.

Fasilitas impor ini dapat digunakan oleh pemerintah pusat, pemerintah daerah (Pemda), badan layanan umum (BLU) dalam skema A, yayasan atau lembaga nirlaba dalam skema B, dan perorangan atau swasta dalam skema C.

Cara mendapat fasilitas di atas untuk skema A adalah:

1. Pemerintah Pusat, Pemda dan BLU mengajukan permohonan rekomendasi pengecualian ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk barang impor yang terkena ketentuan tata niaga impor.

2. BNPB menerbitkan surat rekomendasi pengecualian tata niaga impor.

3. Kementerian/Lembaga (K/L) mengajukan permohonan ke kanwil/KPU BC Tempat Pemasukan sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 171/PMK.04/2019.

4. Penerbitan SKMK Pembebasan.

Sebagai catatan: keempat langkah itu dilakukan sebelum barang tiba


5. Sesudah barang tiba, mengajukan dokumen Pemberitahuan Impor Barang (PIB) dengan mengisi nomor dan tanggal SKMK, nomor dan tanggal rekomendasi BNPB dalam hal terkena ketentuan tata niaga impor.

6. Barang dikeluarkan dari pelabuhan pemasukan.

Untuk skema B ada di halamann berikutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Pasien Corona di Mamuju Kabur: Dijemput Petugas, Dilawan Keluarga!"
[Gambas:Video 20detik]
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com