Mau Jajal Investasi Reksa Dana? Pahami Untung-Ruginya

Trio Hamdani - detikFinance
Senin, 18 Jan 2021 07:00 WIB
Ilustrasi Reksa Dana
Ilustrasi/Foto: Dok Bank Mega
Jakarta -

Investasi makin digandrungi oleh kawula muda. Selain saham, ada sejumlah instrumen investasi lainnya termasuk reksa dana. Barangkali itu bisa menjadi alternatif.

Apa itu reksa dana? melansir IDX, reksa dana merupakan salah satu alternatif investasi bagi masyarakat, khususnya pemodal kecil dan pemodal yang tidak memiliki banyak waktu dan keahlian untuk menghitung risiko atas investasi mereka.

"Reksa dana dirancang sebagai sarana untuk menghimpun dana dari masyarakat yang memiliki modal, mempunyai keinginan untuk melakukan investasi, namun hanya memiliki waktu dan pengetahuan yang terbatas," demikian dikutip detikcom.

Reksa dana, secara sederhana dapat diartikan sebagai wadah untuk menghimpun dana dari masyarakat yang kemudian diinvestasikan dalam portofolio efek oleh manajer investasi.

Reksa dana dapat dibedakan berdasarkan portfolio investasinya. Pertama, reksa dana pasar uang (money market funds). Reksa dana jenis ini hanya melakukan investasi pada efek bersifat utang dengan jatuh tempo kurang dari 1 tahun. Tujuannya adalah untuk menjaga likuiditas dan pemeliharaan modal.

Lalu, kedua adalah reksa dana pendapatan tetap (fixed income funds). Reksa dana jenis ini melakukan investasi sedikitnya 80% dari aktivanya dalam bentuk efek bersifat utang. Reksa dana tersebut memiliki risiko yang relatif lebih besar dari reksa dana pasar uang. Tujuannya adalah untuk menghasilkan tingkat pengembalian yang stabil.

Berikutnya ada reksa dana saham (equity funds). Reksa dana ini melakukan investasi sedikitnya 80% dari aktivanya dalam bentuk efek bersifat ekuitas.

Terakhir adalah reksa dana campuran (discretionary funds). Reksa dana jenis ini melakukan investasi dalam efek bersifat ekuitas dan efek bersifat utang.

Apa untungnya investasi reksa dana? baca di halaman selanjutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3