Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka rontok pada perdagangan hari ini, Rabu (28/1). IHSG bahkan tercatat menjauh dari level 9.000.
Berdasarkan data perdagangan RTI Business, IHSG sempat anjlok lebih dari 6% hingga menyentuh level terendahnya do posisi 8.349,65. Saat ini, IHSG tercatat mulai bangkit meski masih terkoreksi di level 8.506,26.
Hingga saat ini, tercatat mayoritas saham melemah. Rinciannya, 642 saham melemah, 42 saham menguat, dan 27 saham stagnan.
Pelemahan IHSG hari ini terjadi menyusul pengumuman dari Morgan Stanley Capital International (MSCI) terkait metodologi penghitungan free float saham Indonesia. Terkait hal tersebut, Bursa Efek Indonesia (BEI) mengaku telah melakukan diskusi bersama MSCI.
"Terkait dengan pengumuman dari MSCI pagi ini, OJK, IDX, dan KSEI akan terus melalukan diskusi dengan MSCI," ujar Sekretaris Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI), Kautsar Primadi Nurahmad dalam keterangannya, Rabu (28/1/2026).
Sebelumnya, BEI telah melakukan peningkatan keterbukaan dengan penyampaikan data free float di website resmi pihaknya. Meski begitu, BEI mengaku terbuka jika keterbukaan informasi ini belum cukup memenuhi ketentuan MSCI.
"Sebelumnya, kami telah melakukan peningkatan keterbukaan dengan penyampaikan pengumuman data free float di website BEI. Namun jika dirasakan MSCI belum cukup, kami akan terus melakukan diskusi atas transparansi data sesuai proposal MSCI untuk menemukan kesepakatan," imbuhnya.
Simak juga Video 'Kenapa Rupiah Babak Belur Saat IHSG Malah Cetak Rekor Tinggi?':
(ahi/ara)