×
Ad

OJK Ungkap Temuan Hasil Penggeledahan Mirae Asset

Aulia Damayanti - detikFinance
Minggu, 08 Mar 2026 05:55 WIB
OJK geledah MASI/Foto: Andi Hidayat
Jakarta -

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkap temuan hasil penggeledahan kantor PT Mirae Asset Sekuritas atas dugaan praktik insider trading dari Mirae Asset terhadap PT Berkah Beton Sadaya Tbk (BEBS).

Insider trading merupakan perdagangan saham menggunakan informasi orang dalam. Penggeledahan dilakukan bersama Bareskrim Polri.

Direktur Eksekutif Penyidik Sektor Jasa Keuangan OJK, Daniel Bolly Hyronimus Tifaona mengungkap temuan dari penggeledahan tersebut. Pertama, penyidik menemukan praktik mendapatkan keuntungan saham yang tidak sah atau ilegal gain yang diperoleh dari manipulasi harga.

Praktik manipulasi harga saham ini dilakukan oleh beneficial owner PT Berkah Beton Sadaya Tbk (BEBS) yang telah ditetapkan sebagai tersangka yaitu ASS. Diketahui sebelumnya, pelanggaran di pasar modal ini juga melibatkan MWK selaku mantan Direktur Investment Banking Mirae Asset Sekuritas, dan korporasi Mirae Asset Sekuritas.

"Ini dikatakan sejak awal kepemilikan sahamnya melalui nominee perusahaan dan perorangan adalah sebesar 98,5% dari seluruh saham IPO. Berdasarkan REPO (Repurchase Agreement) kepada PT Pendanaan Efek Indonesia, tersangka ASS mendapatkan dana segar senilai Rp 70 miliar," kata dia dalam keterangan video, Sabtu (7/3/2026).

Praktik manipulasi harga dilakukan oleh ASS menggunakan puluhan akun dengan tim trading yang dibentuknya. Kenaikan saham BEBS terjadi dengan dilakukannya transaksi jual beli antar akun tersebut sehingga harga dapat melonjak tajam.

"Harga saham yang semula Rp 100 saat IPO hingga mencapai puncaknya di sekitar Rp 7.250," tambahnya.

Dari proses tersebut, tim trading termasuk ASS mendapatkan keuntungan besar. Misalnya anggota tim trading mengakui memperoleh keuntungan pribadi yaitu seperti AF dan Gurung sejumlah Rp 25 miliar, Saudara AI Rp 3 miliar, tetapi keuntungan itu dirampas oleh ASS. Namun, nominal keuntungan yang diperoleh ASS masih dalam proses audit.

"Bahwa pada saat nilai saham BEBS mencapai all time high, maka valuasi saham BEBS yang beredar senilai Rp 14,5 triliun, yaitu dari 2 miliar lembar saham dengan harga Rp 7.290," jelasnya.




(ada/ara)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork