×
Ad

Anak Usaha Semen Indonesia Cetak Laba Rp 659 M

Retno Ayuningrum - detikFinance
Selasa, 31 Mar 2026 09:25 WIB
Foto: ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto
Jakarta -

Anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SMCB) mencatatkan pendapatan sebesar Rp 10,7 triliun pada tahun 2025. Perusahaan membukukan beban pokok pendapatan Rp 8,32 triliun, EBITDA Rp 1,87 triliun, laba periode berjalan Rp 659 miliar.

Sementara, kondisi industri semen sendiri masih menantang. Berdasarkan data Asosiasi Perusahaan Semen Seluruh Indonesia (ASPERSSI) sepanjang tahun 2025, volume produksi semen nasional tercatat turun sekitar 4,5% dari 67,8 juta ton menjadi 64,7 juta ton. Sejalan dengan itu, penjualan semen domestik juga menurun sekitar 1,5%.

Perlambatan tersebut dipengaruhi oleh melemahnya daya beli masyarakat, curah hujan tinggi yang menunda aktivitas konstruksi, serta perlambatan sejumlah proyek infrastruktur. Sementara itu, industri semen nasional juga masih menghadapi tantangan kelebihan kapasitas produksi, sehingga memperketat persaingan di pasar domestik.



Terkait hal tersebut, Direktur Utama PT Solusi Bangun Indonesia Tbk, Rizki Kresno Edhie Hambali, mengatakan tahun 2025 menjadi momentum transformasi dalam sinergi bersama SIG selaku induk usaha untuk memperkuat resilensi di tengah tekanan industri.

"Pada aspek operational excellence, kami meningkatkan efisiensi produksi, optimalisasi energi dan bahan bakar alternatif. Sedangkan pengelolaan pemasaran dan penjualan difokuskan pada penguatan merek dan saluran distribusi terutama di area-area dengan marjin tinggi. Strategi tersebut diperkuat dengan program efisiensi biaya untuk pengendalian biaya yang terukur dan penurunan beban keuangan," ungkap Rizki Kresno dalam keterangannya, Selasa (31/3/2026).

Lebih lanjut, Rizki menerangkan bahwa program efisiensi yang dijalankan secara disiplin berkontribusi menurunkan beban keuangan sebesar 34,8% dibandingkan tahun sebelumnya. Penguatan struktur permodalan dan percepatan pembayaran pinjaman, membuktikan ketahanan perseroan dalam menjaga kesehatan neraca dan likuiditas perseroan.

Rizki menambahkan, dalam sinergi bersama SIG, Solusi Bangun Indonesia optimis dapat terus menjaga momentum pertumbuhan melalui sejumlah inisiatif strategis dan inovasi. Salah satu langkah strategis tersebut yaitu proyek pengembangan dermaga dan fasilitas produksi untuk ekspor semen di Tuban, Jawa Timur yang merupakan bagian dari kerja sama strategis perusahaan dengan Taiheiyo Cement Corporation.

"Fasilitas dengan kapasitas ekspor 500 ribu hingga 1 juta ton semen ini ditargetkan untuk mulai operasional pada pertengahan tahun 2026," ungkap Rizki Kresno.

Simak juga Video '3 Faktor Utama Penyebab IHSG Bergejolak':




(acd/acd)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork