Follow detikFinance
Kamis, 19 Jul 2018 17:46 WIB

Jonan Jelaskan Proses Akuisisi Freeport ke DPR

Hendra Kusuma - detikFinance
Foto: Lamhot Aritonang Foto: Lamhot Aritonang
Jakarta - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan menjelaskan langkah pemerintah mengakuisisi 51% saham PT Freeport Indonesia (PTFI). Langkah ini ditandai dengan ditekennya head of agreement (HoA) dalam rangka mengakuisisi saham Freeport Indonesia.

Proses negosiasi tersebut, kata Jonan, diurus di masing-masing kementerian, untuk penerimaan tupoksinya ada di Kementerian Keuangan, untuk pembangunan smelter dan pengubahan kontrak karya (KK) menjadi IUPK menjadi tugas Kementerian ESDM, sedangkan proses akuisisi menjadi tugas Kementerian BUMN melalui PT Inalum (Persero).


Jonan bilang, proses HoA yang sudah dilakukan Inalum dengan PT Freeport Indonesia (PTFI) menjadi titik awal proses akuisisi sambil menyelesaikan detail-detail dalam kesepakatan.

"Saya kan nggak ngomong sudah ada, sebenarnya gini, kalau analogi saya. Kenapa kok dibuat HoA, supaya jelas, bayarnya kapan, kalau telat gimana, macam-macam. Akuisisi ini bisa tukar saham, bayar pakai dividen atau apa macam-macam caranya," kata Jonan di ruang rapat Komisi VII DPR RI, Jakarta, Kamis (19/7/2018).


Secara pribadi, Jonan menjelaskan bahwa proses negosiasi pemerintah dengan Freeport Indonesia melalui HoA dianggap bakal menguntungkan tanah air.

"Pandangan pribadi, ini untung. Kenapa? Ini diakuisisi untung. Ini perjalanan panjang 20 tahun, kaitannya sama mobil listrik misalnya, nah kalau masif, maka pemantiknya musti pakai tembaga. Nah, ini bisa ambil ini loh. Nah, nilai copper ini besar. Dua tiga tahun terakhir, nilai copper ini naik," jelas dia.

Dari kesepakatan HoA Inalum sepakat untuk membayar Rp 53,9 triliun atau US$ 3,85 miliar. Pihak Inalum pun akan memenuhi dana tersebut berasal dari pinjaman perbankan. Proses akuisisinya pun dilakukan maksimal 60 hari dari penandatanganan HoA. (ara/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed