×
Ad

Harga Batu Bara Acuan Mayoritas Naik, Tertinggi US$ 131,85

Heri Purnomo - detikFinance
Jumat, 17 Jul 2026 12:57 WIB
Ilustrasi tambang batu bara. Foto: Rengga Sancaya
Jakarta -

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan Harga Batubara Acuan (HBA) untuk penjualan batu bara periode kedua bulan Juli 2026. Ketetapan ini tertuang dalam Keputusan Menteri ESDM Nomor 285.K/MB.01/MEM.B/2026.

Harga batu bara mengalami kenaikan harga hampir di semua kategori kalori dibandingkan periode pertama Juli 2026.

"Menetapkan Harga Batubara Acuan yang selanjutnya disebut HBA untuk Periode Kedua Bulan Juli Tahun 2026 dengan besaran tercantum dalam Lampiran II yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Keputusan Menteri ini," tulis diktum kedua aturan tersebut.

Dalam aturan itu, tercatat harga acuan penjualan batu bara Indonesia ini sangat bervariasi tergantung pada besaran kalori yang bisa dihasilkan, dihitung dalam satuan 'Kcal/kg GAR' (kilo kalori per kilogram Gross Air Received). Dalam hal ini setidaknya ada empat kategori yang diatur dalam Kepmen tersebut.

Pertama, HBA untuk harga batu bara kalori tinggi senilai 6.322 kcal/kg GAR pada periode pertama Juli 2026 ditetapkan sebesar US$ 131,85 per ton. Angka ini naik dari harga pada periode pertama Juli 2026 yang ditetapkan sebesar 126,58 per ton

Kedua, HBA untuk harga batu bara dengan nilai kalori 5.300 kcal/kg GAR periode kedua Juli 2026 sebesar US$ 89,90 per ton. Untuk kategori batu bara ini mengalami penurunan sebesar US$ 1,04 dibandingkan periode pertama Juli 2026 sebesar US$ 90,94 per ton.

Ketiga, HBA dengan kesetaraan nilai kalori 4.100 kcal/kg GAR (HBA II) untuk periode kedua Juli 2026 ditetapkan sebesar US$ 63,25 per ton. Angka ini naik dari periode pertama Juli sebesar US$ 62,59 per ton.

Terakhir, untuk harga batu bara dengan kesetaraan nilai kalor 3.400 kcal/kg GAR (HBA III) pada periode kedua Juli 2026 ditetapkan sebesar US$ 45,08 per ton. Angka ini dari periode pertama Juli 2026 yang dipatok US$ 41,91 per ton.

Selain itu, Kementerian ESDM juga menetapkan Harga Mineral Acuan (HMA) untuk periode pertama Juli 2026. HMA nikel dipatok US$ 16.533,67/dmt.

Kemudian HMA kobal dipatok US$ 55.863,67/dmt, timbal US$ 1.872,13/dmt, Seng US$ 3.529,70/dmt, Alumunium US$ 3.168,40/dmt, Tembaga US$ 1.303,23/dmt, Emas sebagai mineral ikutan US$ 4.100,67/dmt, Perak sebagai mineral ikutan US$ 60,41/dmt, Mangan US$ 3,63/dmt, Bijih Besi US$ 1,41/dmt, Bijih Krom US$ 6,37/dmt, dan Konsentrat Timah US$ 9,02/dmt.




(hrp/hal)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork