Bakal Ada Produk Investasi Baru Nih, Beli Saham Bisa DP Dulu Lho

Soraya Novika - detikFinance
Selasa, 03 Nov 2020 21:40 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 5% ke level 4.891. Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham siang ini.
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Bursa Efek Indonesia (BEI) tengah menyiapkan peluncuran produk investasi baru yang diberi nama IDX30 Futures. Rencananya produk derivatif ini akan diluncurkan selambat-lambatnya akhir tahun ini.

"Mudah-mudahan di bulan November atau Desember ini bisa kita launching produk IDX30 Futures ya," ungkap Kepala Unit Manajemen Proyek 2 BEI, Firza Rizqi Putra dalam acara Edukasi Wartawan Pasar Modal secara virtual, Selasa (3/11/2020).

Lalu, apa itu IDX30 Futures?

IDX30 Futures adalah perjanjian antara dua pihak untuk membeli atau menjual sejumlah underlying aset pada harga dan dalam waktu tertentu di masa yang akan datang. Singkatnya, investor bisa memilih mau membeli atau menjual saham pilihannya di harga tertentu. Misal, investor ingin membeli 50 lot saham BBNI di harga saat ini yakni 4.670 yang diprediksi bakal naik ke 4.800 dalam waktu dekat.

Bila investor tadi tak memiliki modal yang cukup untuk membeli 50 lot BBNI di harga 4.670, investor tersebut bisa membeli saham yang diinginkan di harga 4.800 dengan membayar semacam uang muka terlebih dahulu atau down payment (DP).

"Futures ini sebenernya kurang lebih seperti down payment ya, dengan DP ini tidak mungkin perdagangannya full amount, tidak seperti saham atau ETF. Jadi, untuk perdagangan futures hanya dibutuhkan modal yang relatif sangat kecil, investor berpotensi mendapatkan keuntungan yang sama dan kalau dia bertransaksi di saham atau di ETF dengan modal yang jauh relatif lebih kecil," terang Firza.

Adapun DP yang harus dikeluarkan adalah hanya 4% dari total biaya yang harus dikeluarkan total saham yang ingin dibeli di harga pembeliin yang dipilih.

"Perbedaan produk futures dengan yang lain adalah jumlah harga yang dikeluarkan oleh investor hanya diperlukan 4%," sambungnya.

Demikian pula saat hendak menjual saham. Saat terdengar kabar harga saham akan jatuh, investor bisa memasang posisi jual, jadi ketika harganya jatuh investor tersebut dapat keuntungan lindung nilai.

"Apabila para investor punya portofolio dan takut akan keadaan pasar yang tidak terlalu baik, maka perdagangan futures ini bisa dimanfaatkan. Karena dengan memasang posisi jual, perdagangan futures ini dapat digunakan sebagai sarana lindung nilai, jadi ketika marketnya turun malah kita mendapatkan keuntungan dari market tersebut," paparnya.

(dna/dna)