×
Ad

Modal Asing Terancam Cabut Rp 3,6 T Gegara S&P, OJK Buka Suara

Andi Hidayat - detikFinance
Senin, 13 Jul 2026 14:32 WIB
Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto OJK, Hasan Fawzi/Foto: Andi Hidayat
Jakarta -

Investor asing disebut berpotensi mencabut dana investasinya dari pasar modal Indonesia menyusul pengumuman S&P Dow Jones Index (DJI) terkait status Indonesia. Diketahui, lembaga pemeringkat global itu membuka opsi untuk menurunkan status pasar modal Indonesia menjadi Frontier Market dari Emerging Market.

Bursa Efek Indonesia (BEI) memperkirakan potensi outflow atau arus modal keluar investor asing mencapai US$ 200 juta atau sekitar Rp 3,6 triliun imbas pengumuman tersebut. Namun hingga kini, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memastikan belum ada sinyal aksi jual bersih asing yang terjadi menyusul pengumuman tersebut.

"Karena pasif fund yang mengikuti setiap indeks dari provider global dimaksud wajib namanya itu mimicking, harusnya setiap saat anggota saham yang ada di dalam kumpulan dananya harus setara dengan tracking-nya, misalnya indeks saham Indonesia dan sebagainya, tentu belum ada potensi exit dimaksud," ungkap Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi di Gedung BEI, Jakarta Selatan, Senin (13/7/2026).

Hasan mengatakan, penghimpunan dana saham Indonesia dalam indeks S&P relatif lebih kecil dibanding MSCI dan FTSE Russell. Namun ia berharap tidak ada aksi outflow yang terjadi pada konstituen saham RI dalam indeks S&P DJI.

Pasalnya, lembaga indeks global tersebut masih mempertahankan status pasar modal Indonesia pada posisi Emerging Market. Di sisi lain, Hasan juga memastikan BEI telah membangun komunikasi dengan S&P untuk menjawab kekhawatiran tersebut.

"Polanya akan sama, kita akan betul-betul mendengarkan apa yang menjadi concern yang sekiranya dapat kemudian kita berikan jawabannya secara utuh dan sesuai dengan ketentuan yang ada," pungkasnya.




(ahi/ara)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork