×
Ad

RI Mau Swasembada Aspal, Manfaatkan Harta Karun di Pulau Buton

Ilyas Fadilah - detikFinance
Kamis, 02 Apr 2026 13:36 WIB
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo/Foto: Ilyas Fadilah/detikcom
Jakarta -

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menyampaikan rencana pemerintah mencapai swasembada aspal di tengah gejolak geopolitik dunia. Menurutnya, Indonesia harus mengantisipasi lonjakan harga minyak yang merupakan bahan baku produksi aspal.

Pihaknya akan mengoptimalkan pemanfaatan aspal Buton (Asbuton). Pemanfaatan asbuton diharapkan bisa menekan kebutuhan aspal impor yang jumlahnya mencapai 80%.

"Kementerian Pekerjaan Umum mendorong swasembada aspal nasional melalui pemanfaatan aspal Buton atau yang kita kenal sebagai Asbuton. Kebutuhan aspal nasional kita pada hari ini mencapai kurang lebih 1 juta ton per tahun dan diprediksi akan semakin meningkat menjadi 1,5 juta ton per tahun di tahun-tahun mendatang. Namun demikian, sekitar mungkin hampir 80% masih bergantung kepada aspal yang berbasis kepada minyak bumi atau impor," katanya dalam diskusi dengan media di Kementerian PU, Jakarta Selatan, Kamis (2/4/2026).

Padahal cadangan asbuton yang dimiliki Indonesia cukup banyak namun hanya termanfaatkan sebesar 4%. Oleh karena itu, pemerintah mendorong penggunaan asbuton ditingkatkan hingga 30%.

Peningkatan pemanfaatan asbuton diharapkan bisa menghemat anggaran Rp 4 triliun dan menambah penerimaan pajak hingga Rp 2 triliun. Program tersebut juga bisa memberi dampak positif bagi rantai pasok industri.

Tak hanya itu, pengembangan industri asbuton diperkirakan bisa menciptakan nilai tambah ekonomi hingga Rp 23 triliun dan membuka ribuan lapangan kerja.

"Peningkatan aspal Buton olahan memberikan manfaat yang pertama dari sisi ekonomi makro, potensi penghematan di besar negara akan mencapai sekitar Rp 4 triliunan dan dengan penambahan peningkatan pajak sekitar hampir Rp 2 triliunan," sebut Dody.

Selama ini asbuton diekspor ke negara lain seperti China. Menurut Dody, jika negara lain bisa menggunakan produk tersebut maka Indonesia seharusnya bisa melakukan hal yang sama.

"Aspal buton selama ini cuma bisa diekspor dan kalau bisa dipakai oleh negara lain, insyaallah kita juga akan bisa memakainya juga," tutup Dody.



Simak Video "Video: Menteri PU Bakal Aktifkan Komite Audit Buntut Temuan BPK soal Potensi Kerugian Negara"

(ily/ara)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork