×
Ad

FTSE Russell Bakal Tendang Saham HSC, Bos BEI Buka Suara

Andi Hidayat - detikFinance
Senin, 18 Mei 2026 16:11 WIB
Pejabat sementara (Pjs) Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), Jeffrey Hendrik/Foto: Pradita Utama
Jakarta -

FTSE Russell akan mengeluarkan sejumlah saham Indonesia yang masuk kategori High Shareholding Concentration (HSC) atau saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi. Sebelumnya, langkah ini dilakukan oleh MSCI terhadap sejumlah saham Indonesia.

Pejabat sementara (Pjs) Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), Jeffrey Hendrik, mengatakan investor telah mengantisipasi dampak dari pengumuman tersebut. BEI juga mengaku telah menyampaikan pengumumannya sejak jauh hari terkait rencana penyedia indeks global tersebut.

"Saham-saham yang masuk dalam high shareholding concentration, memang sudah kita antisipasi akan dikeluarkan oleh global index provider. Saya kira itu juga sudah disampaikan jauh-jauh hari warning-nya," ungkap Jeffrey kepada wartawan di Gedung BEI, Jakarta, Senin (18/5/2026).

Jeffrey menjelaskan, sejumlah indeks global memiliki metodologi penghitungan sendiri untuk menambah maupun mengurangi konstituen saham Indonesia dalam indeksnya. BEI juga telah mengeluarkan sejumlah saham kategori HSC dalam papan perdagangan utamanya.

"Saya kira itu sesuatu yang sudah diantisipasi, dan sekali lagi itu adalah konsekuensi jangka pendek yang memang harus diterima, tetapi ini adalah upaya kita untuk memperbaiki pasar kita untuk jangka panjang," jelasnya.

Ia menambahkan, pengumuman pengeluaran saham HSC dari indeks global telah mengurangi ketidakpastian di pasar modal Indonesia. Self regulatory organization (SRO) bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga memastikan reformasi pasar modal tetap dijalankan untuk memperkuat transparansi.

"Artinya, mengurangi satu sumber ketidakpastian di pasar yang berminggu-minggu ini ditunggu oleh para pelaku pasar, bagaimana respons MSCI dan FTSE terhadap upaya reformasi yang dilakukan bersama oleh OJK dan SRO, dan itu sudah terjawab semuanya," pungkasnya.




(ahi/ara)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork